Pages

Showing posts with label misteri. Show all posts
Showing posts with label misteri. Show all posts

Memahami fenomena Sleep Paralysis (ereup-ereup)




Kamu membuka mata. Baru saja kamu tidur selama beberapa jam. Kamu bisa merasakan pikiranmu melayang-layang antara sadar dan tidak. Sambil berusaha mengumpulkan kesadaranmu, kamu mencoba untuk bangun. Tetapi, ada sesuatu yang tidak beres. Tubuhmu tidak bisa bergerak, nafasmu sesak, seakan-akan ada makhluk tidak terlihat yang menginjak dadamu. Kamu membuka mulutmu dan hendak berteriak, tidak ada suara yang keluar. Seseorang sedang mencekik leherku, pikirmu. Ada sesuatu yang tidak beres.


Ya, kalian mengerti maksud saya. Kita semua pernah mengalaminya. Sebagian menyebut fenomena ini dengan sebutan tindih hantu atau irep-irep. Entah apa kata resmi bahasa Indonesianya. Dulu, saya sempat mengira kalau kata fenomena ini disebut Lucid Dream. Namun, ternyata saya salah. Fenomena ini sebenarnya bernama Sleep Paralysis (Lumpuh Tidur) atau The Old Hag Syndrome.

Mereka yang mengalami fenomena ini kadang merasa ketakutan karena mengira sedang diserang oleh setan. Tidak bisa disalahkan. Zaman dulu, ada kepercayaan kalau fenomena ini diakibatkan oleh "Old Hag" atau "Penyihir" yang sedang menduduki dada korban. Dari situlah ia mendapatkan nama The Old Hag Syndrome.


Ketika ilmu pengetahuan mulai berkembang, nama The Old Hag Syndrome mulai ditinggalkan. Para peneliti lebih suka menyebutnya Sleep Paralysis (SP).

Lalu, pertanyaannya adalah: Apa yang menyebabkannya?

Menurut survey Gallup tahun 1992, hampir semua orang dewasa mengalami Sleep Paralysis, paling tidak dua tahun sekali. Jadi fenomena ini bukan sesuatu yang asing bagi manusia. Usaha untuk menelitinya telah berlangsung sejak tahun 1950an, namun baru benar-benar bisa dipahami ketika para peneliti mulai mengerti hubungan antara kondisi REM (Rapid eye movement) denganmimpi.

Ketika kita tidur, kita akan memasuki beberapa tahapan tertentu. Memang ada banyak, namun kita hanya akan melihat dua tahapan besarnya, yaitu Non REM dan REM.

Ketika kita tidur, 80 menit pertama, kita memasuki kondisi Non Rem, lalu diikuti 10 menit REM. Siklus 90 menit ini berulang sekitar 3 sampai 6 kali semalam. Selama Non REM, tubuh kita menghasilkan beberapa gerakan minor dan mata kita bergerak-gerak kecil.

Ketika kita masuk ke kondisi REM, detak jantung bertambah cepat, hembusan nafas menjadi cepat dan pendek dan mata kita bergerak dengan cepat (Rapid eye movement - REM). Dalam kondisi inilah mimpi kita tercipta dengan jelas dan kita bisa melihat objek-objek di dalam mimpi.

Dr.Max Hirshkowitz, direktur Sleep Disorders Center di Veterans Administration Medical Center di Houston mengatakan kalau Sleep Paralysis muncul ketika otak kita mengalami kondisi transisi antara tidur mimpi yang dalam (REM dreaming Sleep) dan kondisi sadar.

Selama REM dreaming sleep, otak kita mematikan fungsi gerak sebagian besar otot tubuh sehingga kita tidak bisa bergerak. Dengan kata lain, kita lumpuh sementara. Fenomena ini disebut REM Atonia.

"Kadang, otak kita tidak mengakhiri mimpi atau lumpuh kita dengan sempurna ketika terbangun. Ini bisa menjelaskan mengapa tubuh kita menjadi kaku."

Menurut hasil penelitiannya, Dr.Hirshkowitz menyimpulkan kalau efek ini hanya berlangsung selama beberapa detik hingga paling lama satu menit. Namun, bagi korban, sepertinya pengalaman ini berlangsung sangat lama.

Lalu, bagaimana dengan perasaan adanya makhluk gaib yang muncul di kamar kita?


Florence Cardinal
, seorang peneliti lain mengatakan kalau halusinasi biasanya memang menyertai Sleep Paralysis. Kadang ada perasaan kalau ada orang lain di dalam ruangan atau bahkan kita bisa merasakan adanya makhluk yang sedang melayang di atas kita.

Lalu, kita bisa merasakan adanya tekanan di dada seperti sedang diinjak atau diduduki. Malah, ada beberapa korban yang melaporkan mendengar suara langkah kaki, pintu terbuka dan suara-suara aneh. Ini cukup menakutkan, tapi normal. Bahkan banyak peneliti yang percaya kalau fenomena "penculikan oleh alien" atau "diserang roh jahat" kebanyakan hanyalah halusinasi yang terkait dengan Sleep Paralysis.

Lalu, dalam kondisi apakah Sleep Paralysis biasa muncul?

Beberapa penelitian menunjukkan adanya kondisi tertentu dimana kemungkinan mengalami Sleep Paralysis akan menjadi lebih tinggi bagi seseorang. Mereka yang mengalaminya, biasanya adalah ketika yang bersangkutan tidur telentang.

Lalu, fenomena ini lebih sering terjadi pada mereka yang mengalami kelelahan yang berlebihan atau mereka yang jadwal tidur normalnya terganggu.

Dan luar biasanya, mereka yang biasa minum obat penenang akan menjadi lebih sering mengalaminya (Ironis bukan?).

Bagaimana kita menghindari Sleep Paralysis?

Ini ada beberapa tips yang dihasilkan dari penelitian klinis, yaitu:

1. Tidurlah yang cukup dan teratur
2. Kurangi Stress
3. Berolahragalah secara teratur

Dengan kata lain, gaya hidup sehat!

Tapi yang terpenting dari semuanya adalah, Jika kalian terlanjur mengalami ini, tidak perlu takut, karena fenomena ini hanya berlangsung sesaat dan akan segera berlalu.

(serendip.brynmawr.edu, about.com)
xfile-enigma

Misteri Dibalik Lukisan Melencolia I


Jika berbicara mengenai lukisan terkenal yang mendunia dan penuh misteri pasti anda langsung berpikiran tentang lukisan Mona Lisa karya Da Vinci, namun ternyata ada juga lukisan terkenal yang penuh dengan misteri, yaitu Melencolia I

Melencolia I (atau biasa disebut Melencolia Eins) adalah  lukisan hasil karya seorang seniman Jerman bernama Albrecht durer. Lukisan ini menggambarkan seorang manusia bersayap sedang termenung
(lukisan Melencolia I)
ya seperti itulah lukisan Melencolia I, sekilas memang tak ada yang aneh dalam lukisan ini, namun jika anda memperhatikan dengan seksama anda akan menemukan hal-hal sebagai berikut
Peralatan Tukang dan Geometri
sekilas tak ada yang aneh dengan peralatan tukang dan peralatan Geometri tersebut , namun jika diperhatikan secara seksama, anda akan melihat sebuah Jangka dipegang oleh si manusia bersayap dan peralatan Arsitek berserakan dibawah.
Jangka dan Arsitek, bagi para penganut teori konspirasi, kata-kata tersebut sudah tak asing dan langsung mengacu pada lambang jangka Freemasonry dan juga the Great Architech
(jangka dan mistar, peralatan Geometri dalam lambang Freemasonry)
mungkin anda akan berpikir “ah ini cuma parno” atau sebagainya. namun dalam buku Menguak 33 kunci The Lost Symbol, Decoding The Lost Symbol, maupun The Lost Symbol sendiri, mengatakan bahwa jangka dan peralatan tukang dalam lukisan melencolia mengacu pada ilmu Freemasonry, yaitu Arsitektur dan Geometri.
Persegi Empat Ajaib Albrecht Durer
jika anda melihat ke sebelah atas gambar, tepatnya di ujung atas sayap sang manusia bersayap, anda dapat melihat sebuah persegi empat menyerupai jendela yang berisi angka-angka
(persegi empat ajaib Albrecht Durer)
jika anda pernah melihat aksi Joe Sandy yang melakukan sulap angka dimana setiap 4 barisan angka berjumlah sama, maka hal ini sama dengan persegi empat ajaib ini, namun yang berbeda antara Durer dengan Joe Sandy adalah, jika Joe Sandy menggunakan sembarang angka, Durer menggunakan angka dari 1-16 sesuai jumlah seluruh kolom di persegi itu.
jika anda menjumlahkan angka-angka itu maka anda akan mendapat hasil 34, baik itu vertikal, horizontal, diagonal, sudut, tengah, apapun maka hasilnya adalah 34.
lalu ada satu hal lagi yang menarik dari persegi empat ini, di barisan paling bawah, ada 4 bilangan yaitu 4 15 14 1, jika anda perhatikan, angka 1514 menunjukkan tahun pembuatan lukisan, dan angka 1 dan 4 menunjukkan inisial sang pelukis (AD untuk Albrecht Durer).
Lambang Berbagai Ilmu
seperti disebutkan diatas, jangja dan peralatan tukang melambangkan Geometri dan Arsitektur, lalu ada juga berbagai unsur ilmu lain seperti Astronomi dengan komet di ujung kanan atas gambar, laluAlkimia, yang juga salah satu dari ilmu hitam Freemasonry dan organisasi sejenis.
Rahasia Dibalik Nama Lukisan dan Pelukis
ternyata ada juga rahasia dibalik 
 
ternyata nama lukisan dan sang pelukis juga memiliki sesuatu yang menarik yaitu:
m + e + l + e + n + c + o + l + i + a + e + i + n + s=
13 + 5 + 12 + 5 + 14 + 3 + 15 + 12 + 9 + 1 + 5 + 9 + 14 + 19= 136
dan di nama pelukisnya jika dalam penulisan kuno, dimana huruf V menggantikan huruf U menjadi:
A+L+B+R+E+H+C+T+D+V+R+E+R=
1+12+2+18+5+8+3+20+4+22+18+5+18= 136
ternyata dalam numerologi nama pelukis dan lukisan nya juga mengandung sesuatu yang menarik..
itulah beberapa hal misterius dan menarik tentang lukisan Melencolia I, setiap karya manusia melambangkan sifat dan isi hati sang pelukis.
(sumber:wikipedia.org, 33 kunci mennguak The Lost Symbol, The Lost Symbol, Decoding The Lost Symbol)

Kode kode yang belum terpecahkan

Meskipun internet telah melahirkan industri-miliar dolar dalam menciptakan dan cracking kode, crypologists belum memecahkan beberapa kode-kode rahasia teka-teki tertua. Berikut adalah sepuluh yang paling terkenal:

1. Disk Phaistos 

dianggap sebagai contoh yang paling penting prasasti hiroglif dari Kreta.Ditemukan pada tahun 1903, kedua sisi dari lempung ditutupi dengan hieroglif diatur dalam zona spiral, terkesan pada tanah liat ketika lembab. Empat puluh lima jenis yang berbeda dari tanda-tanda telah dibedakan, yang sedikit dapat diidentifikasi dengan hieroglif digunakan di masa Proto- palatial

2.Linear A

Linear A adalah salah satu dari dua linear digunakan dalam naskah kuno Kreta (script ketiga Kreta hieroglif). Linear B diuraikan pada tahun 1952 oleh Michael Ventris dan digunakan untuk menulis Mycenaean Yunani. Linear A masih jauh dari benar diuraikan tetapi sebagian dipahami dan dapat dibaca melalui nilai-nilai linear b.

Meskipun kedua script berbagi banyak simbol-simbol yang sama, menggunakan suku kata yang berhubungan dengan linear b dalam menghasilkan tulisan-tulisan linear a kata-kata yang tidak memiliki hubungan dengan bahasa yang diketahui. Bahasa ini sering disebut sebagai Minoan atau Eteocretan, dan berkorespondensi dengan periode dalam sejarah Kreta sebelum serangkaian invasi oleh Mycenean Yunani sekitar 1450 SM. Hal ini diyakini bahwa mungkin ada beberapa hubungan antara linear a dan The Phaistos Disk.

3.Kryptos 
Kryptos adalah sebuah patung oleh seniman Amerika James Sanborn terletak di lantai dasar Central Intelligence Agency (CIA) di Langley, Virginia, di Amerika Serikat. Sejak dedikasi pada 3 November 1990, telah ada banyak spekulasi tentang arti dari pesan dienkripsi itu beruang.

Terus untuk memberikan hiburan bagi karyawan CIA dan cryptanalysts lain mencoba untuk mendekripsi pesan. Teks sandi pada satu setengah patung utama berisi 869 karakter secara total, namun Sanborn informasi dirilis pada April 2006 yang menyatakan bahwa surat yang ditujukan pada paruh utama Kryptos hilang. Ini akan membawa jumlah karakter ke 870 pada bagian utama.

Sisi lain dari patung terdiri dari enkripsi Vigenere tablo, terdiri dari 869 karakter, jika dihitung spasi. Orang pertama yang secara terbuka mengumumkan memecahkan tiga bagian pertama, pada tahun 1999, adalah James Gillogly, seorang ilmuwan komputer dari California Selatan, yang diterjemahkan dari 768 karakter. Bagian yang dia tidak bisa memecahkan, sisa 97 atau 98 karakter. 

4. Kode Rahasia pada Chinese Gold Bar 

Pada tahun 1933, tujuh emas batangan diduga dikeluarkan untuk seorang Jendral bernama Wang di Shanghai, Cina. emas batangan ini, berisi gambar, tulisan Cina, beberapa bentuk penulisan naskah, dan cryptograms dalam huruf Latin, muncul untuk mewakili sertifikat logam yang terkait dengan deposito bank dengan Bank AS dan tulisan Cina telah diterjemahkan, dan membahas transaksi di lebih dari $ 300.000.000.


5. Beale Ciphers 

Beale cipher adalah kumpulan dari tiga ciphertexts, salah satu negara yang diduga lokasi harta karun emas dan perak diperkirakan bernilai lebih dari USD $ 50 juta. Dua lainnya diduga ciphertexts menggambarkan isi dari harta karun, dan daftar nama pemilik harta karun 'saudara terdekat, masing-masing.

Cerita dari tiga ciphertexts berasal dari pamflet merinci 1885 harta karun yang dikuburkan oleh seorang pria bernama Thomas Jefferson Beale di sebuah lokasi rahasia di Bedford County, Virginia, pada tahun 1820. Beale mempercayakan kotak yang berisi pesan dienkripsi dengan pemilik penginapan lokal bernama Robert Morriss dan kemudian menghilang, tidak pernah terlihat lagi. pemilik penginapan memberi tiga dienkripsi ciphertexts ke teman sebelum ia meninggal.

Temannya kemudian menghabiskan dua puluh tahun hidupnya berusaha untuk memecahkan sandi pesan, dan hanya mampu memecahkan salah satu dari mereka yang memberikan rincian tentang harta terpendam dan lokasi umum harta karun. Sejak penerbitan pamflet, sejumlah upaya telah dilakukan untuk memecahkan kode dua ciphertexts tersisa dan menemukan harta karun, tetapi semua berakhir dengan kegagalan.

6. Voynich Manuscript 
Naskah Voynich yang misterius diduga telah ditulis di ke-15 atau abad ke-16. Penulis, script, dan bahasa naskah tetap tidak diketahui.

Yang tercatat di atas keberadaan, yang Voynich naskah telah menjadi objek studi intensif oleh banyak profesional dan amatir kriptografer, termasuk beberapa top Amerika dan Inggris codebreakers Perang Dunia II ketenaran (yang semuanya gagal mendekripsi bagian apapun dalam teks). String ini kegagalan telah mengubah naskah Voynich menjadi subjek terkenal kriptologi sejarah, tetapi juga diberi bobot teori bahwa buku ini hanya tipuan yang rumit-urutan yang bermakna simbol sewenang-wenang.

Buku ini diberi nama setelah Polandia-buku Amerika dealer Wilfrid M. Voynich, yang mendapatkannya pada tahun 1912. Saat ini Voynich naskah disimpan dalam Buku Langka Beinecke dan Manuskrip Perpustakaan Universitas Yale sebagai item "MS 408". Edisi faksimili pertama diterbitkan pada tahun 2005

7. Sandi Dorabella 
The Dorabella Cipher adalah sebuah surat yang ditulis oleh enciphered Edward Elgar Miss Dora Penny, yang didampingi oleh lain tanggal 14 Juli 1897. Penny tidak pernah bisa memahaminya dan artinya tetap tidak diketahui hingga hari ini.

Sandi, yang terdiri dari 87 karakter tersebar lebih dari 3 baris, tampaknya terdiri dari alfabet dari 24 simbol, dengan masing-masing terdiri dari simbol baik 1, 2, atau 3 perkiraan semicircles, berorientasi pada salah satu dari 8 arah. Orientasi dari beberapa karakter yang ambigu. Titik kecil, arti dan makna yang tidak diketahui, muncul setelah lima karakter di baris ketiga.

Sebuah hitungan 87 karakter menunjukkan frekuensi simbol yang sangat dekat dengan apa yang diharapkan jika cipher adalah cipher substitusi sederhana, didasarkan pada teks dalam bahasa Inggris, tetapi upaya untuk memecahkan hal itu di sepanjang garis-garis ini sejauh ini terbukti sia-sia, mengarah ke spekulasi cipher mungkin lebih kompleks.

8. Sistem Sandi John F. Byrne
Sistem sandi John F. Byrne Chaocipher ditemukan pada tahun 1918 dan terus dicoba pecahkan tapi gagal selama hampir 40 tahun untuk kepentingan pemerintah AS .

Dia menawarkan hadiah bagi siapa saja yang bisa memecahkan sandi itu, tapi hadiah tidak pernah diklaim. Hal ini akhir-akhir ini telah kembali diperiksa oleh anggota keluarganya untuk menentukan apakah ada nilai komersial di dalamnya.

9. Sandi D'Agapeyeff 

Sandi D'Agapeyeff adalahadalah sandi yang tak terpecahkan yang muncul dalam edisi pertama Codes and Ciphers, sebuah buku dasar pada kriptografi diterbitkan oleh warga Inggris kelahiran rusia yang berprofesi sebagai Pembuat peta Alexander-D'Agapeyeff pada tahun 1939.

Ditawarkan sebagai“challenge cipher” di akhir buku, itu tidak termasuk dalam edisi kemudian, dan D'Agapeyeff dikatakan telah mengakui bahwa ia lupa bagaimana kode sandi itu dia enkripsi

Ada yang berpendapat bahwa kegagalan semua upaya di dekripsi adalah karena D'Agapeyeff salah mengenkripsi teks asli.Namun, ada juga yang berpendapat bahwa kode rahasia itu masih bisa dipecahkan dengan menggunakan metode komputasi seperti algoritma genetika.

10.Taman Shud . 
tubuh seorang laki-laki tak dikenal ditemukan pada pantai Somerton di Adelaide, Australia pada tahun 1948 tanpa ID, dan mengenakan sweater dan mantel meskipun hari itu cuacanya panas, 

Tidak ada petunjuk untuk identitas dan catatan gigi dan sidik jari yang bisa dicocokkan dengan seseorang.

Otopsi menemukan kemacetan aneh, darah di lambung dan organ membesar namun tidak ada zat asing.

Sebuah koper yang ditemukan di stasiun kereta api yang mungkin milik orang itu berisi sepasang celana panjang dengan saku tersembunyi rahasia, yang memegang selembar kertas sobekan dari sebuah buku yang dicetak dengan kata-kata "Taman Shud".

Lembaran-lembaran ini cocok dengan salinan yang sangat langka Omar Khayyam's 'The Rubaiyat' yang ditemukan di kursi belakang terkunci kendaraan dan di bagian belakang buku ini tertulis lima baris huruf besar yang tampaknya menjadi sebuah kode.Sampai hari ini, seluruh kasus tetap menjadi salah satu misteri di Australia yang paling aneh.

Misteri "Golden Jets" Bukti Sebuah Teknologi Pesawat Terbang Peradaban Inca Kuno

Satu per satu bermacam artefak misterius telah ditemukan di berbagai belahan dunia. Bentuk dan fungsinya hingga kini masih diteliti dan menjadi perdebatan panjang.

Seperti halnya "Saqqara Bird", salah satu artefak yang ditemukan di piramida Mesir, di duga oleh para peneliti mirip sekali seperti model pesawat terbang.


Meski dari sejumlah penelitian beranggapan, secara desain Saqqara bird tidak mampu untuk melakukan penerbangan jauh, namun model desain tersebut mengacu kepada pesawat modern yang ada saat ini. Hingga timbul berbagai spekulasi mengenai asal usul artefak ini.

Lalu, apakah hanya artefak peradaban Mesir kuno tersebut yang ditemukan mirip dengan pesawat terbang? Tidak, ternyata peradaban Prekolombia yang pernah eksis ribuan tahun yang lalu, juga memiliki artefak berbentuk serupa.

Entah apa yang terjadi pada masa lampau, sehingga berbagai artefak misterius ditemukan dengan fungsi yang tidak diketahui, namun bentuknya seperti teknologi canggih yang ada saat ini, dan salah satunya adalah artefak ini.

"Golden Jets", sebuah artefak berupa perhiasan emas yang ditemukan pada sebuah tempat di wilayah Amerika Tengah dan Selatan, sayang belum ada keterangan pasti dimana lokasinya.

Artefak berbahan emas ini, diperkirakan telah berumur lebih dari 1000 tahun, karena para peneliti pun belum dapat memastikan kapan artefak tersebut tepatnya dibuat pada peradaban itu.

Pada tahun 1954, Pemerintah Kolombia mengirimkan koleksi artefak emasnya kepada sejumlah museum di Amerika Serikat. Selama berada di Amerika, seorang pengusaha berlian terkaya di wilayah itu ingin membuat replikanya dan mencoba untuk mengungkap misteri yang tersembunyi dalam setiap artefak tersebut.

Salah satu artefak tersebut kemudian dikirimkan kepada seorang zoologist bernama Ivan T. Anderson untuk diteliti. Ketika melihat desain benda tersebut, Ivan teringat akan bentuk pesawat terbang, kemudian ia meminta pendapat dari seorang ahli aerodinamis pesawat terbang asal Aeronautical Institute of New York, Dr. Arthur Poyslee.

Dari hasil investigasinya, memang benda tersebut memiliki kemiripan dengan desain pesawat terbang modern, dari bentuk sayapnya tidak mirip dengan hewan manapun di dunia, namun belum bisa dipastikan apakah artefak tersebut menggambarkan desain pesawat terbang masa lampau, karena masih membutuhkan penelitian lebih jauh lagi.

Artefak yang berukuran kurang lebih 2 inchi ini, diperkirakan berasal dari peradaban Sinu, Chimu, atau Mochica, yaitu peradaban Inca kuno yang eksis pada tahun 500 sampai 800 sebelum masehi.

Desain benda ini menurut Dr. Arthur, jika artefak ini adalah merepresentasikan hewan, maka penempatan bagian sayap dalam benda ini salah, karena pusat gravitasinya tidak akan sesuai, sehingga tidak memungkinkan untuk terbang.

Sebaliknya, konfigurasi sayap depan dan belakangnya, sangat ideal untuk mesin jet berkecepatan tinggi, seperti desain pesawat jenis "Concorde", meski hanya berupa gambaran saja.

Apakah peradaban masa lampau sudah memikirkan aspek aerodinamis, sampai-sampai pesawat concorde pun menggunakan desain yang serupa?

Jika kita perhatikan, memang sekilas artefak tersebut berbentuk mirip dengan sejenis hewan, walaupun ekornya aneh. Para arkeolog menyebut artefak ini sebagai "zoomorphic objects", yaitu benda yang berbentuk seperti hewan.

Tetapi, jika memang bentuknya mirip hewan, lalu, hewan apakah itu? Jika dilihat dari bentuk kepala, tubuh, serta bagian yang mirip dengan sayap, mungkin benda ini bentuknya mirip dengan sejenis ikan terbang, namun dengan bentuk ekor yang berbeda.

Bentuk ekornya memang sangat mirip dengan bentuk ekor pesawat terbang modern, coba bandingkan bentuk ekor benda ini dengan ekor pesawat terbang. Walaupun kelihatannya memaksa, tetapi pada bagian ekornya juga terdapat tailplane yang biasanya terdapat pada pesawat modern.

Sementara itu, para peneliti yang lain masih sibuk dengan cara kerja dan aspek aerodinamis pada artefak ini. Mereka berpendapat jika benar artefak ini adalah sebuah rancangan pesawat terbang, maka benda ini tidak akan bisa terbang karena desainnya yang tidak memungkinkan.

Namun, mereka menemukan sesuatu dalam artefak ini. Pada bagian kepala dan tubuhnya, terdapat celah misterius yang belum diketahui fungsinya. Beberapa peneliti berpendapat, jika celah tersebut adalah mekanisme dari banda ini agar bisa terbang, dan inilah mekanisme yang mereka maksud.

Anggaplah jika para peneliti itu benar, dengan mekanisme seperti itu, apakah benda ini bisa terbang?

Enam artefak serupa juga dipajang di Chicago Field Museum of Natural History. Sedangkan, dua artefak lain disimpan di Smithsonian Museum of Natural History dan Museum of Primitive Art in New York City.

Artefak yang tersimpan dalam Museum Chicago, dikatakan memiliki desain yang lebih detail dibandingkan dengan artefak yang lainnya.

Sementara itu, Ivan sangat yakin jika artefak-artefak tersebut adalah bukti nyata tentang kemajuan peradaban modern. Seperti yang ia katakan, “The concrete evidence that the ancients knew of flight was forced upon us only a few years ago. Now we have to explain it. And when we do we will have to rearrange a great many of our concepts of ancient history.”

Terlihat ia sangat yakin jika artefak tersebut adalah bukti, bahwa desain pesawat terbang modern telah ditemukan sejak ribuan tahun yang lalu.

Tetapi, tentu saja banyak yang meragukan statement Ivan itu. Mereka yang tidak setuju dengan pendapat Ivan, mengatakan jika mereka (Ivan cs.) terlalu cepat menyimpulkan artefak tersebut adalah desain pesawat terbang modern, tanpa dilakukan penelitian lebih lanjut.

Teori tanpa pembuktian, memang tidak lebih dari "omong kosong" belaka. Berbeda dengan Saqqara Bird yang telah diteliti dan sampai dibuat replikanya oleh ahli desain glider bernama Martin Greorie, artefak Inca ini, belum dibuktikan kebenarannya kalau benda tersebut adalah sebuah pesawat terbang kuno.

Selain itu, tidak menutup kemungkinan jika artefak tersebut tidak lebih dari sebuah perhiasan masa lampau, jika dilihat dari sisi artistiknya. Namun, bila itu memang hanya sebuah perhiasan belaka, pasti ada imajinasi tertentu dari pembuatnya.

Coba kalian cari gambarnya dan perhatikan dengan seksama, pasti akan terlihat ukiran-ukiran pada bagian kepala, sayap, dan ekor benda ini. Pesawat, hewan, atau hanya sebuah perhiasan belaka? Hanya tanda tanya besar yang ada saat ini.