Pages

Showing posts with label tips. Show all posts
Showing posts with label tips. Show all posts

IFrame di blogger

Apa itu iFrame?? Fungsinya buat apa??
iFrame, dengan menggunakan iFrame kita bisa menampilkani isi blog orang lain di blog kita. Untuk lebih jelasnya silakan perhatikan langkah-langkah memsang iFrame di blog kita....

Perintah dasar dari sebuah iFraame adalah sebagai berikut :

<iframe> .... isi dari iframe .... </iframe>

Beberapa atribut yang sering di pasang dalam iframe adalah :

ALIGN="left/right" ----- Untuk mengatur posisi iframe

WIDTH="lebar" ----------- Mengatur lebar IFRAME dalam pixel atau persen

HEIGHT="tinggi" ---------- Untuk mengatur tinggi dari iframe dalam pixel atau persen

FRAMEBORDER="garis pembatas" ------- Untuk memberi garis pembatas

SCROLLING="auto/yes/no" ------ Untuk memberi atau tidak memberi scrolling pada iframe

SRC="url yg ingin di tampilkan" ------- alamat sumber yang ingin di tampilkan pada iframe

Agar lebih paham, nih contoh pembuatannya :
disini saya menampilkan blog saya sendiri.



<iframe align="left" frameborder="0" src="http://arzheboy.co.cc/"
width="500" height="300" scrolling="no">
</iframe>





Tips Mengurangi Radiasi Ponsel

Ponsel atau handphone, sudah menjadi kebutuhan semi-primer bagi setiap orang. Dikatakan primer karena saat ini ponsel bagaikan barang yang wajib dimiliki bagi setiap orang. Mengapa saya sebutkan semi di depannya? Karena apabila seseorang tidak memiliki handphone, bukan merupakan masalah besar seperti tidak memiliki sandang pangan atau papan. Masih bisa menggunakan telepon umum bukan?
Namun seperti dikatakan oleh berbagai sumber (salah satunya WHO) bahwa ponsel memiliki dampak radiasi, maka apa yang harus kita lakukan? Apakah kita harus berhenti menggunakan teknologi ini? Well, bisa saja anda berhenti menggunakan ponsel untuk menghindari radiasi ini. Namun dampaknya adalah ketika seseorang ingin menghubungi anda, balik lagi ke zaman batu dimana rekan anda hanya dapat menghubungi anda via telepon rumah atau telepon kantor. Dan itu tentu saja tidak praktis.
Lalu bagaimana cara menghindari radiasi ini tanpa bergenti menggunakan ponsel? Tidak ada. Selama anda menggunakan ponsel, anda terkena radiasi. Yang bisa kita lakukan adalah mengurangi radiasi tersebut. Simak tips versi saya untuk menghindari radiasi ponsel berikut ini:
1. Gunakan Headset
Ya, gunakanlah headset. Mengapa? Dengan menggunakan headset, jarak ponsel dengan tubuh anda semakin jauh. Ini bisa mengurangi radiasi. Tetapi, jangan terlalu lama menerima telepon menggunakan headset. Selain karena radiasi, menggnuakan headset selama 5 jam dalam seminggu bisa berakibat kerusakan permanen pada telinga. Lalu bagaimana? Sesekali gunakan speaker pada ponsel anda. Namun tentu ini memang tidak nyaman apabila anda sedang berada di tempat umum, karena privasi anda yaitu apa yang anda bicarakan di telepon dapat didengar oleh orang lain. Jadi, sesuaikanlah dengan kondisi anda.
2. Kurangi bluetooth dan headset wireless
Benar sekali, bluetooth dan wireless merupakan salah satu penyumbang radiasi pada ponsel. Gunakanlah kabel data untuk transfer data antara ponsel dan PC atau laptop anda. Untuk headset, gunakan saja headset yang menggunakan kabel.
3. Gunakan speakerphone
Seperti yang sudah saya singgung di point pertama, selain menggunakan headset anda juga bisa menggunakan speakerphone. Namun ya itu tadi, privasi anda terganggu :)
4. Gunakan casing penahan radiasi
Ya, gunakanlah casing penahan radiasi. Saat ini sudah ada casing yang diklaim dapat mengurangi radiasi. Saya sendiri tidak tahu apakah casing tsb benar-benar bisa menahan radiasi. Menurut saya sih, paling mengurangi radiasi. Tapi tidak apa-apa. Yang penting bisa mengurangi radiasi ponsel. Note: coba cari di google dengan keyword: casing penahan radiasi. Anda tidak akan mendapatkan index situs yang menjual casing penahan radiasi, melainkan index situs yang menyajikan tips cara mengurangi radiasi
5. Hindari sudut ruangan dan ruang sempit, lalu diamlah
Ketika anda menerima telpon di sudut ruangan atau ruangan yang sempit, ponsel anda akan mencari sinyal yang kuat sehingga tingkat radiasi semakin tinggi. Sebaiknya anda menerima telepon di luar ruang atau dalam ruangan yang besar. Hindari menerima telepon di ruang kecil seperti lift. Selain itu, menerima telepon sambil berjalan juga berbahaya. Karena saat anda berjalan, ponsel anda mencari sinyal secara terus menerus… dan hal tersebut meningkatkan radiasi. Oleh karena itu, saat anda menerima telepon.. diamlah.
6. Jangan selalu menempel
Suka menyimpan ponsel di saku celana atau di ikat pinggang menggunakan dengan casing? Hindari kebiasaan ini, saat anda duduk bekerja, simpan lah di meja anda. Sebisa mungkin, jangan sering menempelkan ponsel dengan tubuh anda. Ini juga bisa mengurangi radiasi.
7. Gunakan dua telinga
Gunakan telinga kiri dan kanan anda secara bergantian. Jangan melulu menggunakan telinga kiri atau kanan. Menurut para ahli, hal ini dapat meminimalisir radiasi yang terpancar.
8. Kurangi akses internet lewat ponsel
Apabila anda sering membuka situs jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, dan lain sebagainya melalui ponsel.. mulai sekarang kurangi kebiasaan tersebut. Terlalu sering menggunakan internet via ponsel tentu menambah radiasi yang diterima oleh tubuh anda. Kurangi kebiasaan tersebut untuk mengurangi jumlah radiasi yang diterima tubuh anda.
sumber:
http://www.detikinet.com/read/2011/06/01/104910/1651513/510/8-kiat-menangkal-radiasi-ponsel?i992205510
http://blog.umy.ac.id/flashsite/2010/12/10/bahaya-pemakaian-headset/

Tips Menghafal Al-Qur'an

bismillahirrahmanirrahim
Al-Qur’an, sumber dari segala sumber hukum umat Islam. Panduan langsung dari Allah SWT untuk kita agar selamat di dunia dan di akhirat. Allah SWT menjanjikan pahala besar bagi yang membacanya, memahaminya, dan melaksanakannya. Adalah impian setiap muslim untuk bisa menghafalkan Al-Qur’an.
Secara umum, berikut adalah beberapa tips untuk dapat menghafal Al-Qur’an dari seorang hafiz juara lomba menghafal qur’an di tingkat nasional maupun internasional, Mudhawi Ma’arif (semoga Allah merahmati beliau):
Untuk memudahkan kita dalam menghafal, ada syarat-syarat yang harus kita pegang kuat-kuat, yaitu:
  1. Beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.
  2. Berniat mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan menjadi hamba-hamba pilihan-Nya yang menjaga Al-Qur’an
  3. Istiqomah (teguh hati).
  4. Menguasai bacaan al-qur’an dengan benar, baik tajwid maupun makharij setiap huruf.
  5. Adanya seorang pembimbing dari ustad/ustadzah (al-hafidz/al-hafidzah).
  6. Minimal sudah pernah khatam Al-Qur’an 20 kali (dengan membaca setiap ayat 5 kali).
  7. Konsisten menggunakan satu jenis mushaf al-qur’an (al-qur’an pojok).
  8. Konsisten menggunakan pensil/bolpen/stabilo sebagai pembantu.
  9. Memahami ayat yang akan dihafal
Ada tiga tahap utama yang harus dilakukan seorang penghafal Al-Qur’an, yaitu:
  1. Persiapan (isti’dad)
    Kewajiban utama penghafal al-qur’an adalah harus menghafalkan setiap harinya minimal satu halaman dengan tepat dan benar dengan memilih waktu yang tepat untuk menghafal. Contohnya:
    1. Sebelum tidur malam, lakukan persiapan terlebih dahulu dengan membaca dan menghafal satu halaman secara cepat (jangan langsung dihafal secara mendalam).
    2. Setelah bangun tidur hafalkan satu halaman tersebut dengan hafalan yang mendalam dengan tenang lagi konsentrasi.
    3. Ulangi terus hafalan tersebut (satu halaman) sampai benar-benar hafal diluar kepala.
  2. Pengesahan (tashih/setor)
    Setelah melakukan persiapan secara matang dengan selalu mengingat-ingat suatu halaman tertentu, berikutnya tashihkan (setorkan) hafalan kita kepada ustad/ustadzah. Setiap kesalahan yang telah ditunjukkan oleh ustad, lakukan hal-hal berikut:
    1. Berikan tanda kesalahan dengan mencatatnya (dibawah atau diatas huruf yang lupa)
    2. Ulangi setoran sampai dianggap benar oleh ustad.
    3. Bersabarlah untuk tidak menambah materi dan hafalan baru kecuali materi dan hafalan lama benar-benar sudah dikuasai dan disahkan.
  3. Pengulangan (muroja’ah/penjagaan)
    Setelah setor, jangan meninggalkan tempat (majelis) untuk pulang sebelum hafalan yang telah disetorkan diulangi lagi beberapa kali terlebih dahulu (sesuai dengan anjuran ustad/ustadzah) sampai ustad benar-benar mengijinkan kita untuk pulang.
Memang luar biasa perjuangan seorang penghafal Al-Qur’an. Wajarlah jika Allah menjanjikan pahala besar bagi siapapun yang sanggup menghafalkan Al-Qur’an. Semoga tips di atas bisa membantu kita untuk menghafalkan kitab suci kita tercinta. Wallahu’alam bisshawab.
alhamdulillahirabbilalamin
Referensi:
  1. Mudhawi Ma’arif.
  2. Sebuah web yang enggan dicantumkan namanya.
sumber : http://cara-muhammad.com/tips/tips-menghafal-al-quran/

8 Tips Meredakan kemarahan

 
Sifat mudah marah atau emosional merupakan sesuatu yang manusiawi bagi seseorang. Berbagai upaya dan konseling bisa dilakukan untuk mengatasi sikap negatif tersebut.
Namun, jika sifat mudah marah yang Anda alami masih dalam taraf ringan, Anda bisa mengantisipasi hal tersebut sebelum perasaan marah semakin meledak.

Berikut adalah delapan tips mengatasi sifat terlalu mudah emosi.
1. Perhatikan kebutuhan tubuh Anda. Ketika menghadapi masalah yang bisa memicu rasa marah, buat diri Anda merasa nyaman. Hal yang terpenting, jangan sampai perut Anda merasa lapar, karena hal itu akan menambah rasa marah dalam diri Anda.
2. Hindari alkohol. Penggunaan alkohol saat temperamen Anda sedang naik akan meningkatkan kadar kemarahan, karena sifat panas dari minuman tersebut. Bahkan, Anda bisa melakukan hal-hal yang tidak masuk akal saat Anda minum terlalu banyak.
3. Pahami perasaan orang lain, terutama orang terdekat Anda. Memahami perasaan orang lain jauh lebih baik dari pada memberi jawaban yang tidak mengenakkan. Jawaban ketus bisa membuat orang yang Anda hadapi turut terbawa emosi.
4. Realistis. Contohnya, saat Anda ingin bersantai menonton tv sambil makan cemilan kegemaran Anda, setelah lelah membereskan rumah. Namun, keinginan itu tidak bisa terwujud karena mendadak anak Anda meminta bantuan.
Waktu hal itu terjadi, emosi mudah meluap. Emosi bisa sedikit reda jika Anda menyadari, lebih baik menikmati saat santai saat anak Anda tengah bermain atau tertidur.
5. Jangan mengharap akan pujian atau penghargaan atas sesuatu yang Anda lakukan. Saat Anda merasa telah melakukan sesuatu yang besar, terkadang orang lain tidak menyadarinya. Mungkin perasaan marah mencuat jika orang terdekat Anda, kekasih yang Anda harap memberi sanjungan selangit juga tidak menyadari kebaikan Anda.
Tidak terlalu berharap lebih akan membuat hidup Anda lebih rileks dan tenang. Kalau pun ada pujian, anggap saja itu sebagai hadiah akan ketulusan Anda. Jika hal itu Anda lakukan, Anda bisa lebih bahagia saat menerima pujian dari sang kekasih.
6. Bereaksi lebih tenang. Tidak mengekpresikan rasa marah juga membantu menurunkan emosi tersebut. Jika ingin marah pada seseorang, Anda bisa menumpahkan cacian dan makian pada selembar kertas atau sebuah halaman email.
Kertas atau email itu bisa saja Anda kirimkan kepada orang yang sedang Anda benci, tapi waktu yang cukup lama saat membuat cacian tersebut akan memberi otak Anda ruang untuk bernapas. Sehingga, saat tulisan Anda selesai, emosi Anda lebih mereda.
Ketika Anda bisa mengelola rasa marah, menumpahkan kekesalan bisa menjadi langkah ajian untuk meredam kemarahan Anda.
7. Melucu atau membuat lelucon. Hal-hal lucu bisa menyenangkan hati Anda. Menonton film komedi, kartun akan meningkatkan mood Anda lagi.
8. Jangan bersifat devensif. Banyak rasa marah timbul karena reaksi dari tuduhan terhadap Anda. Pertanyaan "apakah saya salah", "apakah saya berlaku kasar", "apakah saya mengacaukan segalanya", akan lebih baik dijawab dengan jujur.
Anda bisa mengakui kesalahan Anda, atau melepaskan rasa bersalah dari dalam benak Anda. Kemarahan berhubungan erat dengan harga diri Anda, dan harga diri adalah hal yang tidak mudah diturunkan.